Minggu, 26 Agustus 2012

Mungkinkah ?

Apakah Nabi Muham­mad nabi umat Hindu ?

Kali­mat itu pasti menge­jutkan bagi kebanyakan umat Islam maupun umat Hindu, bahkan mungkin bagi umat di luar kedua agama itu. Betapa tidak, syariat dari dua agama itu san­gat jauh berbeda. Mungkinkah nabi Muham­mad adalah nabi dari kedua agama itu?

Jika umat Islam mem­per­cayai ramalan kedatan­gan Nabi Muham­mad SAW di dalam Kitab Tau­rat & Injil, bagaimana pula den­gan kitab suci Umat Hindu? Mungkinkah kedatan­gan Nabi Muham­mad SAW juga sudah dira­malkan oleh kitab suci Umat Hindu? Itu­lah yang akan kita bahas di sini.

Apakah Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu ?

 

Di Antara Fir­man² Allah SWT Di Dalam AlQuran:
Dalam surah Asy-Syu’ara (26) ayat 196:“Dan sesung­guh­nya Al-Qur’an itu benar-benar (terse­but) di dalam kitab-kitab orang² yang terdahulu”.~Maka di dalam kitab² sebelum Al-Qur’an juga telah ter­da­pat wahyu² dari Allah SWT seperti di Tau­rat & Injil.

Dalam surah Fatir (35) ayat 24:~ Diny­atakan bahawa tiada satu kaum pun pada masa dahulu yang berlalu tanpa diberikan seo­rang pem­beri peringatan ten­tang per­in­tah dan larangan Allah SWT.
Dalam surat Al-Anbiya (21) ayat 107:~ Diny­atakan bahawa Nabi Muham­mad SAW tidak­lah diu­tuskan melainkan untuk mem­bawa rah­mat ke selu­ruh alam semesta.

Dalam surat Saba’ (34) ayat 28:~ Diny­atakan bahwa Tuhan telah mengutuskan Nabi Muham­mad SAW untuk selu­ruh umat manu­sia seba­gai pem­bawa kabar gem­bira dan peringatan ten­tang dosa, tetapi kebanyakan manu­sia tidak mengetahuinya.

Juga yang ter­da­pat di dalam hadis Bukhari vol 1. Di dalam kitab Solat bab 56, hadis no.429, yang bermak­sud Nabi Muham­mad telah bersabda:
“Semua rasul yang telah diu­tuskan sebelumku hanya diper­tang­gung­jawabkan untuk umat/ bangsa nya saja tetapi aku telah diu­tuskan untuk kese­mua umat manusia”.

Sekarang kita akan meli­hat pula ke dalam kitab suci agama Hindu. Ter­da­pat banyak kitab di dalam ajaran Hindu yang diakui seba­gai kitab suci mereka. Dari­pada kese­mua kitab terse­but, kitab yang diang­gap pal­ing suci sekali adalah kitab yang bernama Kitab Veda (Weda).

Apa­bila di antara kitab² terse­but ter­da­pat per­cang­ga­han pen­da­pat berkai­tan sesu­atu isu, maka pen­da­pat yang harus men­jadi rujukan utama pada ajaran Hindu adalah Kitab Veda (Weda) yang juga masih terbagi lagi kepada beber­apa jenis kitab. Kitab² lain selain Kitab Veda (Weda) adalah seperti Upan­ishad, Smriti, Dharma Sas­tra, Bha­ga­vat Gita, Puranas dan lain-lain.

Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu

Ayat² Ramalan Kedatan­gan Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu Di Dalam Kitab² Agama Hindu
1. Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu Dise­butkan di dalam Bhav­isa Purana –> dalam Prati­s­arag Parv III, Khand 3, Adhyay 3, Shalokas 10 to 27:

“Aryadarma akan datang ke muka bumi ini. ‘Agama kebe­naran’ akan memimpin dunia. Aku telah diu­tuskan oleh Isy­par­matma. Dan para pengikut aku adalah orang² yang berada di dalam lingkun­gan itu, yang kepalanya tidak diku­cir. Mereka akan memeli­hara janggut dan akan menden­gar wahyu. Mereka akan menden­gar pang­gi­lan ibadah (azan). Mereka akan memakan apa saja kecuali dag­ing babi. Mereka tidak akan dis­u­cikan den­gan tana­man semak²/umbi-umbian tetapi mereka akan suci di medan perang. Mer­aka akan dipang­gil “Musala­man” (per­an­tara kedamaian).”

kalau anda mem­baca tulisan di atas den­gan baik, maka anda akan men­da­p­ati bahawa kese­mua ciri² dari­pada pengikut ‘agama kebe­naran’ yang dise­butkan di atas adalah ciri² yang umum­nya ter­da­pat pada umat Islam (muslim).

2. Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu Di dalam Athar­vaveda book 20 Hymn 127 Shlokas 1–14
Diny­atakan pula ten­tang Kun­tup­suk­tas yang telah mengisyaratkan bahawa Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu akan terungkap kemudian.

Mantra 1
men­gatakan : ia akan dise­but Narasangsa. “Nars” artinya orang, “sangsa” artinya “yg ter­puji”. Jadi Narasangsa artinya : orang yg ter­puji. Kata “Muham­mad” dalam bahasa arab juga berarti : orang yg ter­puji. Jadi Narasangsa dalam bahasa Sansek­erta adalah iden­tik den­gan Muham­mad dalam bahasa arab.

Jadi Narasangsa adalah fig­ure yang sama den­gan nabi Muham­mad. Ia akan dise­but “Kau­rama” yang bisa berarti : pangeran kedama­ian, dan bisa berarti : orang yang pin­dah (hijrah). Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu adalah seo­rang pangeran kedama­ian yang hijrah dari Makkah ke Mad­i­nah. Ia akan dilin­dungi dari musuh yang akan dikalahkan­nya yang berjum­lah 60.090 orang. Jum­lah itu adalah sebanyak pen­duduk Makkah pada masa Muham­mad hidup yaitu sek­i­tar 60.000 orang.

Mantra 2
men­gatakan : ia adalah seo­rang suci yg naik unta. Ini berarti ia bukan seo­rang bang­sawan India, karena dikatakan dalam Mansuriti(11) : 202 men­gatakan bahwa Brahma tidak boleh menaiki unta atau keledai. Jadi tokoh ini jelas bukan dari golon­gan Brah­mana (pen­deta tinggi Hindu), tapi seo­rang asing.
Mantra 3 men­gatakan : ia adalah “Mama Rishi” atau seo­rang suci agung. Ini cocok den­gan nabi agung umat Islam yaitu Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu .

Mantra 4 men­gatakan : ia adalah Wash­w­ereda (Rebb) artinya orang yg ter­puji. Nabi Muham­mad yang juga dipang­gil den­gan nama Ahmad adalah berarti juga “orang yg ter­puji” yang ter­jema­han bahasa Sansekerta-nya adalah Rebb.

3. Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu Dalam Athar­vaveda book 20 hymn 21 : 6
Diny­atakan bahwa di sana dise­butkan den­gan isti­lah : “akkaru” yang artinya : “yang men­da­pat pujian”. Dia akan men­galahkan 10.000 musuh tanpa per­tumpa­han darah. Hal ini meru­juk pada perang  Khan­daq  / Ahzab yang mana Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu men­galahkan musuh yang berjum­lah 10.000 orang tanpa per­tumpa­han darah.

4. Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu Dalam Athar­vaveda book 20 hymn 21 : 7
Diny­atakan bahwa Abandu akan men­galahkan 20 pen­guasa. Abandu juga berarti seo­rang yatim atau seo­rang yang men­da­pat pujian. Ini men­garah pada Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu yang seo­rang yatim sejak lahir dan arti kata Muhammad/Ahmad yang berarti yang ter­puji, yang akan men­galahkan kepala-suku dari suku2x di sek­i­tar Makkah yang berjum­lah sek­i­tar 20 suku.

5. Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu Dalam Rigveda book 1 Hymn 53 : 9
Nabi dipang­gil den­gan sebu­tan “Sus­lama” yang artinya lagi2 adalah : orang yg ter­puji yg meru­pakan arti dari nama Muhammad.

6. Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu Dalam Samaveda Agni Mantra 64
Diny­atakan bahwa ia tidak dis­usui oleh ibunya. Hal ini per­sis den­gan Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu yang tidak dis­usui oleh ibunya tapi oleh seo­rang wanita bernama Halimah.

7. Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu Dalam Samaveda Uttarar­chika Mantra 1500
Diny­atakan bahwa Ahmad akan dianu­grahi undang2 abadi, yang jelas men­gacu pada nabi Muham­mad yang akan dianuger­ahi kitab suci Al-Qur’an. Tapi karena orang India yang berba­hasa sansek­erta tidak paham kata Ahmad, maka diter­jemahkan men­jadi “a” dan “mahdi” yaitu “saya sendiri”, jadi diar­tikan “saya sendiri yang mener­ima undang2 abadi”. Pada­hal seharus­nya “Muham­mad sendiri yg dianu­grahi undang2 abadi”.

Nabi Muham­mad Nabi Umat Hindu dira­malkan den­gan nama Ahmad pada banyak bagian dalam kitab2 Weda. Juga dira­malkan pada tak kurang dari 16 tem­pat yang berbeda dalam kitab weda den­gan nama Narasangsa artinya adalah sama den­gan arti dari nama Muham­mad, yaitu “yang terpuji”.

baca selengkapnya dan dapat simpan di file anda dalam bentuk pdf, baca disini

  • Mungkinkah ?




  •  

    diposkan oleh : PAGUYUBAN PAKOEBOEWONO
    http://pakoeboewono.blogspot.com

    0 komentar: