This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by RM.KOESEN POERBODININGRAT - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by RM.KOESEN POERBODININGRAT - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by RM.KOESEN POERBODININGRAT - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by RM.KOESEN POERBODININGRAT - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by RM.KOESEN POERBODININGRAT - Premiumbloggertemplates.com.

Sabtu, 22 November 2014

Kaparingan Ganjaran Pangkat dari SISKS.Pakoe Boewono XIII melalui Pengageng Kusumowandowo di tahun 2008







SERAT KEKANCINGAN :

( RM.Soegiyo/ KPH.Poerbodiningrat pada medio februari 2008 menjumpai/mengadakan pertemuan dengan Pengageng Karaton Soerakarta Drs.KGPH.Koesoemojoedo di Rumah Makan Adem Ayem, membicarakan suatu hal dan mengadakan kesepakatan suatu hal. Selain itu RM.Soegiyo disarankan memohon gelar/pangkat KPH.Poerbodiningrat. Lalu RM.Soegiyo menyetujuinya dan membayar lunas administrasinya dan dibayar dengan 1 (satu) kilogramm emas tidak berlogo (emas jaman pemerintahan PB.X,milik BKPh.Kol.Poerbodiningrat).Pembayaran tersebut untuk ganjar/pangkat RM.Soegiyo dan anaknya RM.Ariyo Rahindra Widiastomo,SE.
Adapun RM.Soegiyo bertemu dengan Drs.KGPH.Koesoemojoedo ditemani saudaranya yang bernama R.Soeharno. Dan Sertifikat gelar/pangkat disimpan oleh R.Soeharno, setelah RM.Soegiyo wafat, R.Soeharno juga wafat, orang terdekatnya memberikan Sertifikat gelar/pangkat baik yang asli maupun salinan kepada RM.Ariyo Rahindra Widiastomo,SE (anak RM.Soegiyo). 








Senin, 10 Maret 2014

Medali dari Karaton Soerakarta Hadiningrat jaman PB.X

Bintang-Bintang atau Medali Penghargaan jaman Sri Soesoehoenan Pakoe Boewono X

Ada 5 Tingkat untuk Medali jenis Sri Noegroho yaitu : 

  • Medali Sri Noegroho Tingkat I
  • Medali Sri Noegroho Tingkat II
  • Medali Sri Noegroho Tingkat III
  • Medali Sri Noegroho Tingkat IV
  • Medali Sri Noegroho Tingkart V
Ada 2 Tingkat untuk Medali jenis Sri Kabadija yaitu : 
  • Medali Sri Kabadija Tingkat I
  • Medali Sri Kabadija Tingkat II


 

 

 

 

 

Gambar Medali Sri Noegroho Tingkat I

(Kami menjual pula dengan harga 150 Euro, (harga bisa nego))

 Gambar medali Sri Kabadija Tingkat I dan Tingkat II

(Kami menjual pula dengan harga per buah yang kecil 150 Euro, yang agak besar 250 Euro dan yang paling besar 350 Euro), sedangkan yang Cross 120 Euro (harga bisa nego))





  Selain itu ada juga Medali Peringatan Memerintahnya PB.X :

 

 


 ( Kami menjual juga Medali Peringatan Memerintahnya PB.X yang dari perak 120 Euro, dan yang dari emas 750 Euro (harga bisa nego)) 

Ster van Eer (Soerakarta)



Ster der Ie Klasse
De Ster van Eer of (Maleis) "Bintang Sri Nugraha", werd op 16 september 1904 door Soesoehoenan Pakoeboewono X van Soerakarta ingesteld. Op 8 april 1900 had de Keizer twee Nederlandse onderdanen de Pujung Sri Nugraha, het recht om de palong te dragen, toegekend. Deze palong, het recht om een grote parasol boven zich te laten dragen was het kenmerkende en jaloers bewaakte privilege van de Javaanse adel. Nederland kon niet accepteren dat een Indisch vorst Nederlanders op deze wijze onderscheidde en zag de verlening van palongs als een belediging van het Nederlandse koloniale gezag. Ook in Brits-Indië mochten de kolonisatoren geen inlandse orden, geschenken of privileges aannemen.
De Orde heeft vijf graden:
  • Eerste Klasse of Bintang Sri Nugraha Pangkat I,
  • Tweede Klasse of "Bintang Sri Nugraha Pangkat II",
  • Derde Klasse of "Bintang Sri Nugraha Pangkat III",
  • Vierde Klase of "Medali Sri Nugraha Pangkat IV in Brons en
  • Vijfde Klasse of Medali Sri Nugraha Pangkat V in Koper. De medailles werden meestal aan de dienaren van de Kraton toegekend.
De Eerste Klasse werd door de Soesoehoenan aan al zijn zeventig wettige kinderen verleend. Men draagt deze ster aan een keten of lint om de hals. De orde bestond in ieder geval al in 1903 en zal rond 1900 zijn ingesteld.
De dragers van de eerste drie graden hadden recht op een Palong.
Het versiersel is een ster met elf punten en stralen van goud, zilver of brons. In het door een rode geëmailleerde ring omgeven medaillon staat het monogram van de Soesoehoenan. Als verhoging is de rood en groen geëmailleerde Keizerskroon van Soerakarta gebruikt. Het lint is rood met vijf verticale lichtblauwe strepen. Men draagt de decoratie aan een lint op de linkerborst.

Kamis, 16 Mei 2013

Beberapa Perbedaan Sesebutan Gelar Lahir antara Kasunanan Surakarta Hadiningrat terhadap Kasultanan Yogyakarta,Paku Alaman Yogyakarta dan Mangkunegaran Surakarta.



Gelar untuk grad( turun) tingkat seseorang dari Susuhunan Paku Buwono,yang memerintah Karaton Surakarta secara turun temurun berdasarkan hak asal usul atau hak tradisional dan bersifat istimewa sejak jauh sebelum berdirinya NKRI.
1. Santana Dalem Grad Ndoro terdiri atas:
-. Putra/Putri Dalem grad(turun) I;
Pria: RMG,GRM, dan bila telah berpangkat menjadi: KGPAA,BKPH,KGPH,GPH.
Wanita: GKR,GRAj/GRAy.
-. Wayah/Cucu Dalem grad(turun) II:
Pria: BRM dan bila telah berpangkat menjadi: BPH,KPH,KRMH.
Wanita: BRAj/BRAy.
-. Buyut dalem grad(turun) III, Canggah dalem grad(turun) IV serta Wareng dalem grad(turun) V
Pria: RM, bila berpangkat menjadi: RMP,RMRP,KRMP,KRMH,KPP.
Wanita: RAj/RAy.

Gelar Lahir Den Mas-an dan Den Ajeng/Den Ayu-an pada Kasunanan Surakarta Hadiningrat hanya pada Grad-I (Putra/Putri Dalem) sd Grad V (Wareng Dalem).

Sedangkan Grad (turun) VI dst. Pria: R (Raden),bila berpangkat menjadi RP,RR (Raden Riya),KRTP,KRP,KP. Untuk Wanita, belum menikah RR (Raden Rara), telah menikah R.Ngt (Raden Nganten).

Gelar untuk grad( turun) tingkat seseorang dari KGPAA Mangkunegoro,yang memerintah Karaton Mangkunegoro secara turun temurun berdasarkan hak asal usul atau hak tradisional dan bersifat istimewa sejak jauh sebelum berdirinya NKRI.
Santana Dalem Grad Ndoro terdiri atas:
-. Putra/Putri Dalem grad(turun) I;
Pria: RMG,GRM, dan bila telah berpangkat menjadi: GPH.
Wanita: GRAj/GRAy.
-. Wayah/Cucu Dalem grad(turun) II:
Pria: BRM
Wanita: BRAj/BRAy.
-. Buyut dalem grad(turun) III, Canggah dalem grad(turun) IV serta Wareng dalem grad(turun) V
Pria: RM.
Wanita: RAj/RAy.

Gelar Lahir Den Mas-an dan Den Ajeng/Den Ayu-an pada Mangkunegaran hanya pada Grad-I (Putra/Putri Dalem) sd Grad V (Wareng Dalem).
Sedangkan Grad (turun) VI dst. Pria: R (Raden).
Untuk Wanita, belum menikah RR (Raden Rara), telah menikah R.Ngt (Raden Nganten).



Beda lagi bila di Kasultanan Yogyakarta, dan Paku Alaman Yogyakarta, gelar untuk grad( turun) tingkat seseorang dari Susuhunan Hamengku Buwono Kasultanan Yogyakarta,dan KGPAA Paku Alam, secara turun temurun berdasarkan hak asal usul atau hak tradisional dan bersifat istimewa sejak jauh sebelum berdirinya NKRI.
1. Santana Dalem Grad Ndoro terdiri atas:
-. Putra/Putri Dalem grad(turun) I;
Pria: BRM (Bandoro Raden Mas)
Wanita: BRAj/BRAy (Bandoro Raden Ajeng/Bandoro Raden Ayu)
-. Wayah Dalem grad(turun) II:
Pria: RM
Wanita: RAj/RAy.
-. Buyut dalem grad(turun) III, Canggah dalem grad(turun) IV
Pria: RM,
Wanita: RAj/RAy.

Gelar Lahir Den Mas-an dan Den Ajeng/Den Ayu-an pada Kasultanan Yogyakarta,Paku Alaman Yogyakarta dan Mangkunegaran Surakarta, hanya berada pada Grad-I (Putra/Putri Dalem) sd Grad-IV (Canggah Dalem).

Sedangkan untuk Grad V (Wareng) dst untuk Pria: R (Raden). Untuk Wanita, belum menikah RR (Raden Rara), telah menikah R.Ngt (Raden Nganten).

Hal ini terjadi perbedaan pergeseran Hak Gelar Lahir pada Pecahan Kerajaan Mataram Islam karena menghitung Garis Tertua Raja penerus Mataram Islam. Kasunanan Surakarta Hadiningrat merupakan Kerajaan Penerus dari Mataram Islam dengan Garis Tertua dari Kasultanan Yogyakarta,Paku Alaman Yogyakarta maupun Mangkunegaran Surakarta.

Oleh: RM. Soegiyo ZR.Darsita,Bc.Hk  (Grad-III/Buyut Dalem ISKS Paku Buwono IX Karaton Surakarta Hadiningrat dari alur Putradalem ISKS Paku Buwono IX yang bernama KGPH.Koesen Poerbodiningrat).

Senin, 04 Februari 2013

MACAM-MACAM PRODUK BUSANA ADAT JAWA KARATON SOERAKARTA berdasar gelar/kepangkatannya


Pakaian Adat Jawa Karaton Surakarta berdasar gelar/kepangkatannya Bukan Ageman Jawi Ageng Jangkep
dari kiri ke kanan Riya Nginggil-Bupati Riya Nginggil, dan paling kanan Riya Ngandhap

(Beskap Sikepan/Atela bahan halus Rp.500.00,-)
(Beskap Sikepan/Atela bahan biasa Rp.400.00,-)
(belum ongkos kirim)


Beskap Landhung Halus Rp.400.000,-
Beskap Landhung Biasa Rp.350.000,-
(belum ongkos kirim)

 Sabuk cinde Rp.150.000,-
(belum ongkos kirim)

Blangkon Rp.140.000,-
(belum ongkos kirim)

Sabuk Jumputan Rp. 150.000,-
(belum ongkos kirim)

Sabuk Jumputan 2 Rp.150.000,-
(belum ongkos kirim)

Selop bagus Rp.350.000,-
Selop biasa Rp.200.000,-
(belum ongkos kirim)





Jarik Batik Halus Rp.350.000,-
Jarik Batik biasa Rp.300.000,-
(belum ongkos kirim)
 
Timang & Lerep Rp.300.000,-
(belum ongkos kirim)

Timang dan lerep polos Rp.200.000,-
 (belum ongkos kirim)

Keris Ladrang Rp.700.000,-
 (belum ongkos kirim)

Keris Ladrang Rp. 2.500.000,-
 (belum ongkos kirim)


Rantai Bandul Rp.170.000,-
(belum ongkos kirim)



Bros diatas semua per @ Rp.170.000,-
(belum ongkos kirim)

Kami juga menyediakan Pakaian Adat Jawa/Ageman Jawi Ageng Jangkep 

Riya Ngandhap, dengan corak hiasan bordir seperti dibawah ini : 





Riya Nginggil-Kanjengan-Bupati Riya Nginggil ,dengan corak hiasan bordir seperti dibawah ini :







Pangeran/Kanjeng Pangeran, dengan corak hiasan bordir seperti dibawah ini :







Harga belum termasuk ongkos kirim

Untuk Pakaian/Ageman Jawi Ageng Jangkep dengan Bordir, berdasarkan pesanan.
Pembeli/Pemesan diharap membayar 50 % dari harganya.

Pakaian/Ageman Jawi Ageng Jangkep dengan Bordir Emas Halus harga Rp.2.500.000,- s/d Rp.7.500.000,- (berdasar kerumitan hiasan bordirnya dan harga bahan, jadi sewaktu-waktu harga bisa berubah)

Pakaian/Ageman Jawi Ageng Jangkep dengan Bordir Emas biasa harga Rp.2.000.000,- s/d Rp.3.500.000,- (berdasar kerumitan hiasan bordirnya dan harga bahan, jadi sewaktu-waktu harga bisa berubah).

Apabila saudara-saudara menghendeki memakai Payung yang selaras dengan Ageman Jawi Ageng Jangkep berdar kepangkatan/gelarnya, kami juga melayani.

Payung dengan bahan Halus harga Rp.2.000.000,- s/d Rp.4.500.000,-(berdasar kerumitan hiasan dan harga bahan termasuk jenis kayu, jadi sewaktu-waktu harga bisa berubah).
Payung dengan bahan biasa harga Rp. 1.000.000,- s/d Rp. 2.000.000,- (berdasar kerumitan hiasan dan harga bahan termasuk jenis kayu, jadi sewaktu-waktu harga bisa berubah).

Apabila saudara-saudara ingin memesan/membeli hubungi RM.Soegiyo (085867915771).