Minggu, 10 Juni 2012

Kiriman Kisah dan Silsilah dari Keluarga RAA.Kromodjoyo Adinegoro IV

Diagram Silsilah






Assalamualaikum Warohmatullah Wabarakatuh, serta

salam sejahtera bagi kita semua    



Dengan mengucap syukur kehadirat Allah SWT, disertai doa dan niat  luhur,  pada  bulan Syawal 1431 H, segenap warga Paguyuban Keluarga Trah Kromodjayan - Kanoman, Mojokerto telah merealisasikan upaya, sebagai budidaya para Trah / Keturunan untuk melestarikan riwayat leluhur, serta menjaga dari kepunahan warisan Leluhur Trah Kromodjayan Kanoman .    
Semula berawal dari wasiat beliau Raden Adipati Arya Kromodjoyo Adinegoro IV / Raden Mashudan dalam tulisan tangan, dan kemudian dikembangkan ataupun dikutip oleh para ahli waris Trah Kromodjayan  Kanoman, baik secara perorangan, kelompok warga family  yang terkait dalam Trah / Keturunan Kromodjayan – Kanoman - Mojokerto, ataupun family  perkumpulan sedarah lainnya.  Mengingat perkembangan data silsilah tidak akan terlepas dari perkembangan keluarga yang semakin tumbuh , dan oleh sebab itu  dituangkanlah rangkaian Keturunan dalam suatu diagram silsilah pohon keluarga agar dapat ditelaah dengan seksama dengan berpedoman pancer ayah/laki-laki (patrinial), atau berpedoman pancer ibu/wanita (matrinial). 
Sisilah sebagai himpunan dari suatu pohon keluarga (Family Tree), yang dikenal dengan istilah"Jenjang Susunan Keluarga".  yang akan mempermudah sebagai informasi melalui bentuk diagram Sisilah yang di mulai dari atas disebut Pancer (Leluhur/cikal-bakal), sampai dengan urutan yang termuda (batas urutan  terbawah) pada level ke 10(sepuluh) = Galih Asem. Tatacara menyusun silsilah banyak ragamnya, sedangkan Trah Kromodjayan Kanoman - Mojkerto_Surabaya oleh penulis disesuaikan dengan pakem budaya Jawa Tengah yang berasal dari Kasunanan  Surakarta,  Disini telah dibakukan rentang urutan keturunan yang biasa disebut "Trah". Dengan jumlah level dari satu s/d sepuluh ( putra s/d galih asem ) atau disebut pula peringkat urutan keturunan. Adapun petunjuk penulisan Silsilah menurut ketentuan yang ditulis dalam buu "Serat Piagam Sentana" / "Gebookteakte"= ngrewat sara silahing ing Kasunanan Surakarta Hadiningrat (Paku Buwana), adalah diawali dari :

  Pancer …= Trah adalah nama nenek moyang/leluhur yang dijadikan pedoman cikal bakal
  • Level/urutan   1 = Anak / putera
  • Level/urutan   2 = Cucu
  • Level/urutan   3 = Buyut
  • Level/urutan   4 = Canggah
  • Level/urutan   5 = Wareng
  • Level/urutan   6 = Udeg-udeg
  • Level/urutan   7 = Gantung Siwur
  • Level/urutan   8 = Gropak senthe
  • Level/urutan   9 = Debog bosok
  • Level/urutan 10 = Galih Asem. 
Urutan penulisan diawali dari Pancer, misal yan dianut pancer laki-laki (patrilinial), yang kemudian sampai rentang keturunan ke 10(sepuluh) - Galih Asem, dan yang kemudian akan menjadi "Pancer" dari Trah keturunan selanjutnya Silsilah Trah Kromodjayan -Kanoman, Mojokerto_Surabaya, dan terkait kepada faimily /  keluarga sedarah lainnya, yang sesuai terjadinya perkembangan keluarga, maka terbentuklah  level "Trah " atau "Trah baru", diantaranya adalah sbb.:
  • Trah Nitiadiningrat - Pasuruan;
  • Trah Notodiningrat - Malang;
  • Trah Kromodjayan Kasepuhan - Surabaya, Bangil;
  • Trah Kromodjayan Kanoman - Surabaya, Mojokerto;
  • Trah Bratadiningrat - Banyumas
  • Trah Bustaman–Semarang ;
  • Trah Pusponegoro - Gresik kuno;
  • Trah Tjondronegoro - Sidoarjo;
  • Trah Sambongan ( Oei Sam  Hong)  – Semarang;
  • Trah HAN dinasti – Lasem;
  • Trah Bandoro Pangeran Haryo Suronegoro - Surakarta ;
  • dan masih banyak lagi.
Yang kami sajikan dari beberapa peninggalan tulisan leluhur serta photo kenangan, adalah sebagai berikut :

TRAH KROMODJAYAN - KANOMAN






  • R.Glundung / R.Tumenggung Kromodjoyodirono.

Dalam diagram Silsilah adalah sbb:




  • Raden Glundung, nama gelar jumeneng Bupati Surabaya th 1819-1825:
Raden Tumenggung Kromodjoyodirono, putra Kyai Dermoyudo V / Djoko Ismail menikah dengan mBok Rara Tjetjek binti Kyai Tumenggung Djoyodirono I (Bupati Kanoman Surabaya 1752-1769); Raden Glundung wafat dimakamkan di Pasarean Kromodjayan Bibis (dekat stasiun KA Semut / terletak diutara Semut Plaza Surabaya );


Raden Glundung / Raden Tumenggung Kromodjoyodirono


  • R Bagus Anom / R Adipati Kromodjoyo Adinegoro II, /
  • " Kanjeng Genteng "




Raden Bagus Anom, jumeneng Bupati Surabaya th 1831-1859, memakai nama gelar : 

Raden Adipati Kromodjoyo Adinegoro II. Masyarakat Surabaya mengenal dengan nama " Kanjeng Genteng " adalah putera nomor 8(delapan) Raden Glundung menikah dengan Raden Ayu Sepi binti Kyai Adipati Nitiadiningrat /Kanjeng Lemper, Bupati Pasuruan th 1751-1779 ). Kanjeng Genteng wafat dimakamkan di belakang Masjid Ampel Surabaya, beliau mencurahkan sebagian besar pekerjaannya dalam Agama Islam, sampai dikenal sebagai Imam Besar Sholat Jum'at Masjid Ampel Surabaya. 

    
    Kanjeng Genteng / RA Kromodjoyo Adinegoro II
    
  • R.Aersadan / R.Adipati Arya Kromodjoyo Adinegoro III

Raden Aersadan, jumeneng Bupati Mojokerto th.1866-1894, memakai nama gelar : 

Raden Adipati Arya Kromodjoyo Adinegoro III , sebelumnya menjabat Bupati Lamongan th.1863-1866; Putera nomor 5(lima) Raden Bagus Anom menikah dengan Mas Ayu Warinah / Mas Ajeng Sepuh binti Kyai Kabul Singomenggolo  (Pamekasan Madura); Semasa menjabat Bupati Lamongan dan Mojokerto, beliau telah banyak mendirikan Masjid. Wafat saat tugas, pada tahun 1894, dan  dimakamkan di Pasarean Sentono Asri Kromodjayan, di desa Terusan-Mojokerto; 

R Aersadan / RAA Kromodjoyo Adinegoro III




  • R.Mashudan/R.Adipati Arya Kromodjaya Adinegoro IV

Raden Mashudan, jumeneng Bupati Mojokerto th.1894-1916, memakai nama gelar : 
Raden Adipati Arya Kromodjaya Adinegoro IV, mendapatkan posisi sebagai Bupati Ridder Mojokerto, Selain itu beliau pendiri Museum Purbakala di Trowulan-Mojokerto; Beliau adalah putera pertama R Aersadan menikah dengan Raden Ayu Ngaisah binti R Adipati Notodiningrat II, Bupati Malang th.1839-1884);  Beliau wafat  dimakamkan di Pasarean Sentono Asri Kromodjayan, di desa Terusan-Mojokerto; photo beliau sbb:   



R Mashudan / RAA Kromodjoyo Adinegoro IV
Silsilah keluarga Raden Mashudan adalah sbb:


R Mashudan menikah dengan isteri pertama adalah Raden Ayu Moersiyah binti Mas Ngabei Reksokusumo (Onder Collecteur Waru-Sidoarjo) berasal dari Trah Sambongan/Oei Sam Hong-Surabaya yang diambil menantu oleh RAA Notodiningrat II Bupati Malang th.1829-1884; Menurunkan 3(tiga) putra yang wafat dalam usia muda, dan dimakamkan di di Pesarean Sentono Asri Kromodjayan, di desa Terusan-Mojokerto;





R Mashudan menikah lagi dengan dengan Raden Ayu Katarinah binti R Tumenggung Arya Notodiningrat III Bupati Malang th.1884-1898, setelah R Ay Moersijah wafat. Dari pernikahan ini mendapatkan keturunan sebanyak 10(sepuluh) putera, adalah sebagai berikut:





1) Raden Bagus Abdul Madjid, nama gelar jumeneng Bupati Mojokerto th.1916-1932 Raden Adipati Arya Kromoadinegoro, adalah putera pertama R.Mashudan dari 10(sepuluh) bersaudara. R.Abdul Madjid wafat th.1934. dimakamkan di Pasarean Sentono Asri Kromodjayan, di desa Terusan-Mojokerto.





Silsilah keluarga R.Abdul Madjid adalah sbb:





2) Raden Ayu Moerdiyati, adalah putera ke 2 (dua) menikah dengan Raden Adipati Panji Arya Suryowinoto I / R.P. Imbran / R.P. Suryoputro adalah Bupati Gresik th>1917-1934;

Silsilah keluarga R.Ay Moerdiati Suryowinoto adalah sbb:

R.Panji Imbran putra dari RAA Suryoadiningrat / R Saleh (Bupati Gresik sd 1917) menikah dengan R Ayu Noekniamah binti RAA Kromodjoyodirono III, Bupati Lamongan th.1866. 


Photo R Adipati Panji Arya Suryowinoto di Kabupaten Gresik beerta putra putri



3) Raden Bagus Yasin, nama gelar jumeneng Asisten Wedana di Ngebel Ponorogo th.1910 –1940, : Raden Ngabei Kromodjoyoadirono, menikah dengan Raden Ayu Sadjatinah binti R Arya Suryoadikusumo (Patih Malang) trah dari R Tumenggung Suryaningrat Bupati Probolinggo th.1888.



Silsilah keluarga R.B. Yasin adalah sbb:


4) Raden Bagus Mas Suwoso,  nama gelar jumeneng Wedana di Besuki: Raden Ngabei Kromoadiprodjo, menikah

1) pertama dengan Raden Ayu Loeisa (Gareng) binti R Kancanadi Kromoadiwinoto, Asisten Collecteur di Krikilan, Drio-Surabaya. 

2) kedua dengan Raden Ayu Chadjariah (Pah) binti R Ibnu Chadjar Kromodjoyodirono,         Asisten Wedan di Perak-Jombang.

3) ketiga Mas Ayu Asminah, asal desa Kebowan, Kawedanan Ploso Jombang.



Silsilah keluarga RB Mas Suwoso adalah sbb:
Dari Isteri pertama :

Dari isteri kedua :




5) Raden Bagus Rustamadji, nama gelar jumeneng Asisten Wedana di Modo-Lamongan:  

baca selengkapnya dan dapat simpan di file anda dalam bentuk pdf, baca disini



  • Kiriman Kisah dan Silsilah dari Keluarga RAA.Kromodjoyo Adinegoro IV




  • diposkan oleh: Paguyuban Pakoe Boewono
    http://pakoeboewono.blogspot.com

    0 komentar: